Chapter 3 Obligation Prohibition and Suggestion

Obligation: Pengertian, Penjelasan, Contoh Kalimat dan Dialog


Pengertian Obligation

An Obligation is a course of action that someone is required to take, whether legal or moral. There are also obligations in other normative contexts, such as obligations of etiquette, social obligations, and possibly in terms of politics, where obligations are requirements which must be fulfilled.       These are generally legal obligations,which can incur a penalty for non-fulfilment, although certain people are obliged to carry out certain actions for other reasons as well, whether as a tradition or for social reasons.

resource: https://en.wikipedia.org/wiki/Obligation

Kewajiban adalah tindakan seseorang diperlukan untuk mengambil, baik legal maupun moral. Ada juga kewajiban dalam konteks normatif lainnya, seperti kewajiban etiket, kewajiban sosial, dan mungkin dari segi politik, di mana kewajiban persyaratan yang harus dipenuhi. Ini umumnya kewajiban hukum, yang dapat dikenakan hukuman untuk non-pemenuhan, meskipun orang-orang tertentu diwajibkan untuk melaksanakan tindakan tertentu untuk alasan lain juga, apakah sebagai tradisi atau untuk alasan sosial.


Jadi Obligation adalah sebuah Ekspresi dalam Bahasa Inggris yang digunakan untuk mengungkapkan sebuah Kewajiban.


Di kehidupan nyata, ternyata Obligation sering sekali mucul dalam percakapan sehari-hari.
Berikut ini contohnya:

Penggunaan Obligation dalam Dialog Bahasa Inggris

James: Excuse me, Mr. Rudolph. May I come in?
(Permisi, Pak Rudolph. Bolehkah saya masuk?)
Mr. Rudolph: Yes, James. Come in, please. Well, how can I help you?
(Ya, James. Silahkan masuk. Nah, bagaimana saya bisa membantu kamu?)
James: I want to submit my math assignment. I know it’s already very late.
(Saya ingin menyerahkan tugas matematika saya. Saya tahu itu sudah sangat terlambat.)

Mr. Rudolph: James, you were supposed to submit this assignment a week ago.
But you failed. Sorry, I can’t accept it.
(James, kamu seharusnya menyerahkan tugas ini seminggu yang lalu. Tapi kamu gagal. Maaf, saya tidak bisa menerimanya.)
James: But please, Mr. Rudolph. Give me a second! Let me explain my situation. Please, I beg you, Mr. Rudolph.
(Tapi tolong, Pak Rudolph. Beri saya kesempatan! Biarkan saya jelaskan situasi saya. Tolong, saya mohon, Pak Rudolph.)
Mr. Rudolph: Alright. What’s your reason?
(Baiklah. Apa alasan kamu?)
James: Mr. Rudolph, I was supposed to submit this assignment a week ago, but then my mother was ill in hospital and I had to stay with her during that time.
(Pak Rudolph, saya harus menyerahkan tugas ini seminggu yang lalu, tapi kemudian ibu saya sakit di rumah sakit dan saya harus tinggal bersamanya selama waktu itu.)
Mr. Rudolph: In that case, you’re supposed toask your friend to submit it.
(Dalam hal ini, kamu seharusnya meminta temanmu untuk menyerahkannya.)
James: I did, Mr. Rudolph. Unfortunately, she missed the paper and this morning she found it tucked in her algebra book. She was supposed to be careful with my paper. I just learned that she had been so careless. Please, give me a chance.
(Sudah, Pak Rudolph. Sayangnya, dia melewatkan kertas dan pagi ini dia menemukan terselip dalam buku aljabar. Dia seharusnya berhati-hati dengan kertas saya. Saya hanya tahu bahwa dia telah begitu ceroboh. Tolong, beri saya kesempatan.)
Mr. Rudolph: What if I turn down your assignment?
(Bagaimana jika saya menolak tugas kamu?)
James: Oh, please don’t, Mr. Rudolph. It will break my heart. I promise I won’t be late again.
(Oh, jangan, Pak Rudolph. Ini akan menghancurkan hati saya. Saya berjanji tidak akan terlambat lagi.)
Mr. Rudolph: Okay, but just this time. Next time, there will be no excuse at all.
(Oke, tapi kali ini saja. Lain kali, tidak akan ada alasan sama sekali.)
James: Thanks, Mr. Rudolph. You’re a good teacher.
(Terima kasih, Pak Rudolph. Anda seorang guru yang baik.)


Pembahasan Materi


Kata yang bercetak tebal di atas merupakan ciri dari penggunaan Obligation di dalam sebuah percakapan formal/ resmi.
Simak penjelasan di bawah ini:
1. Selain “should/ought to” kalian dapat menggunakan “‘be supposed to” untuk memberikan Obligations/ Kewajiban. Penggunaan ini dalam Bahasa Inggris yang diucapkan menunjukkan kewajiban kurang kuat.
Contoh:

I have an appointment with Mr. Hens at 10 a.m. tomorrow. So I’m supposed to be at the office by 9:30 a.m. at the earliest.


You’re supposed to turn off the light when you are not working in the room.


2. “be supposed to” sering digunakan untuk menceritakan tentang sesuatu yang dianggap benar oleh banyak orang atau yang secara luas diyakini.
Contoh:

It’s supposed to be bad luck to spill salt.


Milk is supposed to be good for our bones.


You’re not supposed to open an umbrella indoors. It’s unlucky.


3. “Be supposed to” dapat diartikan “be required” atau “be expected to” jika kenyataan tidak sama dengan pernyataan.
Contoh:

You were supposed to submit your assignment a week ago. (You were required to submit your homework a week ago, but you didn’t do it.)


Miss Corrine is supposed to give a conference in Denpasar tomorrow, but she has the flu now. (Miss Corrine will probably not be able to give the conference in Denpasar tomorrow.)


The test was supposed to start at 10 sharp, but the teacher was late. (The test started after 10.)


4. “Be not supposed to” digunakan untuk menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak diperbolehkan atau dilarang.
Contoh:

You’re not supposed to smoke in this room. This is an air-conditioned room. (It is forbidden to smoke in the air-conditioned room.)


I’m not supposed to tell you this secret. (I am not allowed to tell you this secret.)


Expression of Obligation:

Present/ Future Form

Singular

I’m supposed to….


She’s supposed to….


He’s supposed to….


It’s supposed to….


Plural

We’re supposed to…


You’re supposed to…


They’re supposed to…


Past Form

Singular

I was supposed to….


She was supposed to….


He was supposed to….


It was supposed to….


Plural

We were supposed to….


You were supposed to….


They were supposed to….


Catatan:

Jika kalian menggunakan “supposed to”maka diikuti sebuah “verb 1/ kata kerja”


Jika kalian menggunakan “supposed to be”maka diikuti sebuah “Adjective/ kata sifat atau Noun/ kata benda”


Penggunaan Obligation dalam Teks Bahasa Inggris

Pelajari penggunaan “Supposed to/Supposed to be” Text di bawah ini!

You’re Supposed to be on Time

Do you understand the meaning of punctuality? Punctuality means “the state of completing a certain task before or at a previously designated time.” Being punctual is also called “being on time.”

Being punctual is seen differently in some cultures, especially between Eastern and Western. For Americans, time is money.
Time is a precious matter. A small degree of lateness, about ten or fifteen minutes, is still tolerable. But in the case of school lessons or examinations, lateness is intolerable. You’re to come in time or on time. Germans are definitely punctual about time. If you have an appointment with a German at 8, you’re supposed to come at 8 o’clock sharp. Time is also a strict matter for Japanese. Being late is considered as disrespectful and it’s supposed to be insulting.
Countries in Latin America, Italy, and Greece are regarded as living at a slower pace. If guests are invited to a dinner party at 6 p.m., they will show up two or three hours later. In some cultures, there is an unspoken understanding. For example, when a person is supposed to come at 9, but he shows up an hour later, no one will be surprised.
What about punctuality in your country? Is punctuality one of the values in your culture?


Penjelasan, Jenis dan Contoh Kalimat “Prohibition” Beserta Artinya Lengkap


Prohibition atau Larangan merupakan ekspresi untuk memperingatkan orang lain untuk tidak melakukan sesuatu atau melarang. 
Prohibition Sentence terbagi kedalam dua jenis, yaitu Verbal Prohibition atau Larangan Verbal(mengandung kata kerja) dan Nominal Prohibition atau Larangan Nominal (tidak mengandung kata kerja).

 

Untuk contoh lebih jelas, perhatikan contoh-contoh kalimat dibawah ini!


 VERBAL PROHIBITION


Form :  “Don’t” or “Do not” before a Bare Infinitive!

Bare infinitive adalah suatu kata kerja (verb) tertentu yang dapat digunakan tanpa menggunakan “to” pada kalimat tersebut. Bare infinitive sering disebut juga dengan istilah base formshort infinitive atau zero infinitive.


For Examples :
Don’t do it! (jangan lakukan itu!)
Don’t lie to me! (jangan bohong padaku!)
Don’t enter the room! (jangan masuk ke ruangan itu!)
Don’t stop trying! (jangan berhenti mencoba!)
Do not follow me! (jangan ikuti saya!)
Don’t steal! (janganlah mencuri!)
Don’t go away from me! (jangan pergi dariku!)
Don’t leave me alone! (jangan tinggalkan aku sendiri!)
Don’t forget! (jangan lupa!)
Don’t move! (jangan bergerak!)
Don’t disturb him! (jangan ganggu dia!)
Don’t play truant! (jangan membolos!)
Don’t let me down! (jangan kecewakan aku!)
Do not let him go! (jangan lepaskan dia!)
Don’t let her break your love! (jangan biarkan dia putuskan cintamu!
Don’t make me angry! (jangan membuatku marah!)
Don’t make me do it! (jangan paksa aku melakukannya!)
Don’t forget to come here immediately! (jangan lupa dating kemari secepatnya)
Don’t shout! (jangan teriak!)
Don’t waste your time and money! (jangan buang-buang uang dan waktu!)
Don’t read loudly (jangan baca dengan keras!)
Don’t trust him! (jangan mempercayainya!)
Don’t blame her! (jangan salahkan dia!)
Don’t cry! (jangan menangis!)

Untuk membuat kalimat larangan yang lebih sopan atau Polite Prohibition, gunakan “please” diawal kalimat atau diakhir kalimat!


For Examples :
Please don’t cry! (janganlah menangis!)
Don’t cry, please! (janganlah menangis!)
Please don’t shoot the bird! (tolong jangan tembak burung itu!)
Don’t shoot the bird, please! (tolong jangan tembak burung itu!)
Please don’t go! (tolong jangan pergi!)
Don’t go, please! (tolong jangan pergi!)


NOMINAL PROHIBITION

Form : “Don’t Be or “Do Not Be” before a non-verb!

Nominal atau Non Verb adalah kalimat yang tidak berisikan kata kerja. Contohnya adalah Adjective (kata sifat)Noun (kata benda) atau Adverb (kata keterangan).
Ciri khas kalimat nominal adalah menggunakan “be”.


For Examples :
Don’t be lazy! (jangan malas!)
Don’t be a jealous! (jangan cemburu!)
Don’t be naughty! (jangan nakal)
Don’t be crazy! (jangan konyol!)
Don’t be stupid! (jangan bodoh!)
Don’t be careless! (jangan ceroboh!)
Don’t be stingy! (janganlah pelit!)
Don’t be late! (jangan terlambat!)
Don’t be confused! (jangan bingung!)
Don’t be angry at me! (jangan marah padaku!)


Note!

Jika setelah be” itu ada kata benda atau nama orang maka arti “be” itu adalahjadi/menjadi,


For Examples :
Be a teacher! = Jadilah guru!
Be a president! = Jadilah presiden!
Don’t be a corruptor! = Jangan jadi koruptor!
Don’t be a traitor = Jangan jadi pengkhianat!
Be an honest man = Jadi orang jujurlah!

Ketika ingin menekankan sesuatu yang dilarang untuk dilakukan, sahabat IBI (ilmubahsainggris.com) bisa mengubah kata utama larangan dengan menggunakan “Ever” atau “Never”.


For Examples :
Don’t touch her! (jangan menyentuhnya!)
or,
Don’t ever touch her! (jangan pernah menyentunya!)
or,
Never touch her! (jangan pernah menyentuhnya!)

Don’t see my daughter! (jangan bertemu anak perempuan saya!)
or,
Don’t ever see my daughter! (jangan pernah bertemu anak perempuan saya!)
or,
Never see my daughter! (jangan pernah bertemu anak perempuan saya!)

Don’t  be right here anymore! (jangan ada disini lagi!)
or,
Don’t ever be right here anymore! (jangan pernah ada disini lagi!)
or,
Never be right here anymore! (jangan pernah ada disini lagi!)


Note!


Selain bentuk kalimat Verbal dan Nominal, ada Prohibition Sentenceberbentuk “ing”.


Form : “No” + “ing form verb”


For Examples :
No smoking! (dilarang merokok!)
No climbing! (dilarang memanjat!)
No kidding! (dilarang bercanda gurau!)
No parking! (dilarang parkir!)

Contoh-contoh dibawah ini merupakan termasuk kalimat atau kata larangan walaupun tidak ada pola atau form yang tepat di dalamnya.


For examples :
Danger! (Bahaya!)
Watch

Suggestion (Saran)

Suggestions dapat digunakan dalam bentuk solutions, saran, rencana dan idea. Misalnya teman anda sedang dalam masalah tidak bisa mata pelajaran bahasa Inggris maka anda dapat menyarankannya untuk belajar bahasa inggris lebih giat lagi atau anda bisa menyarankan untuk kursus belajar bahasa inggris.

Contoh ungkapan yang sering digunakan untuk menyatakan saran (suggestion) 
Let's ………  (Ayo....)
Why don't we ………  (Mengapa kita tidak....)
We could ………  (Kita bisa....)
What about ………  (Bagaimana dengan....)
How about ………  (Bagaimana kalau....)
I suggest that ………  (Saya menyarankan bahwa....)
You might want to change ……… (Anda mungkin ingin mengubahnya...)
I think ………  (Saya pikir....)
I don't think ……… (Saya tidak berpikir.....)

Contoh kalimat saran (suggestion)

- Let's go to the library. 
- Let's go to movies. 
- Why don't you do your homework before going out? 
- We could eat at home today. 
- What about eating at the new place? 
- How about going to Sam's place first? 
- I suggest that we call it a day. 
- You need to change your sleeping habits. 
- I think you should go and meet her. 
- I think we should do it this way. 
- Would you like to … ? 
- Would you mind going to the city centre ? 
- What do you think about going to the swimming pool ? 
- Let’s go to the swimming pool!

Contoh kalimat respon dari saran yang diungkapkan seseorang

- Yes, it’s a great idea. 
- I agree. 
- It sounds great. 
- Yes, let’s do that/it. 
- Super! OK! All right!

Contoh percakapan menolak dan menanggapi saran

1.       Let’s watch football at the stadium 
Accepting : yes, Let’s go 
Declining : No, thank you I have other schedule, I must clean the house now 
2. Why you don’t have breakfast before go to school ? 
Accepting : that is a good idea 
Declining : I think I will be late, so I will have a breakfast at school 
3. How about go to the movie ? 
Accepting : O. K it is sound great 
Declining : No, I do not have money to buy the ticket 
4. I think you should do your homework now 
Accepting : yes, you are right 
Declining; take it easy my friend, I still have so much time

Contoh kalimat yang menyatakan saran

Fina : Morning Ayu, My best friend, you look bad today, what happened to you? 

AYu : oh, it is only a little problems. 

FIna : please, tell me, maybe I can give the solutions 

AYu : Ok. I feel sad because I do not have money to pay for the college tuitions, I have used my money to buy a new motorcycle 

FIna : Oh. You Should tell your parents if you have no money. I think they will help you. 

Ayu : I do not think so, it only will make something worse. 

Fina : You can lend money from someone. 

Ayu : That’s good idea.

Meminta dan Memberi Saran


(Asking & Giving Suggestion)

Asking Suggestion


Giving Suggestion


Do you have any ideas for me?

(Apa kau punya ide untukku?)

Do you have any suggestions for me?

(Apa kau punya saran untukku?)

Do you have any advice for me?

(Apa kau punya nasihat untukku?)

Would you mind giving me your suggestion?

(Apakah kau mau memberikan saran?)

Can you tell me what I should do?

(Bisakah kau katakana apa yang harus aku lakukan)

What should I do?

(Aku seharusnya melakukan apa?)

You should + V1

(Kau seharusnya + Kata kerja

You had better + V1

(Kau lebih baik + Kata kerja)

You ought to + V1

(Kau seharusnya + Kata Kerja)

I advise you to + V1

(saya sarankan kau untuk + kata kerja)

I suggest you to + V1

(saya sarankan kau untuk + kata kerja)

I recommend you to + V1

(saya anjurkan kau untuk + kata kerja)

Contoh Soal yang mengacu pada saran (suggestion)


1. Hey Siti, ................................... go star gazing tonight. 
a. are you 
b. how about 
c. shall them 
d. would you like to

Jawaban D

Pembahasan. Untuk membuat kalimat berpola tenses benar hanya ada D untuk kata setelah About selalu diikuti dengan Gerund sedangkan kalimat ini menggunakan kata kerja V1.

2. Sam: “Would you like to go watch a movie this weekend? “

Carly: “I can't, I am low on cash right now........................................ stay at home and watch TV instead. 
a. How about 
b. Let's 
c. What about 
d. I think

jawaban B

Pembahasan. Lets diikuti Vs ( Stay) dan ini merupakan saran sehingga menggunakan kata Let’s

3. What shall we do today?....................................... we go to the library. 
a. Shall I 
b. Let's 
c. Why don't 
d. Would you

Jawaban C

Pembahasan. Grammar paling sesuai dan merupakan pembentukan kalimat saran adalah D

4. ....................................... like a cup of coffee? 
a. Can I 
b. I'll do 
c. Would you 
d. Should I

Jawaban C

Pembahasan. Jelas sekali kalimat ini adalah menawarkan sehingga menggunakan Would you + V1

5. .......................................the washing , if you like. 
a. Can I 
b. Would you 
c. I'll do 
d. Let's

Jawaban C

Pembahasan. Kalimat ini tidak ada kata kerjanya sehingga jawaban yang paling benar harus ada kata kerjanya yaitu C

6. Edo: “I have a lot of work to finish; I don't know how I will manage. “

Sam:....................................... half of it if you want. 
a. Would you 
b. I think 
c. Why don't 
d. I will help you with

Jawaban D

Pembahasan. Sudah jelas harus ada kata kerjanya dan jawaban yang sesuai dengan konteks adalah D

7. Carly: “I submitted my essay to the teacher few days ago, but I haven't received any response from her.”

Edo:....................................... go and ask her? 
a. Shall us 
b. I'll do 
c. Why don't you 
d. I propose

Jawaban C

Pembahasan. Kata yang menyatakan saran adalah kalimat C

8. ....................................... get you a drink? 
a. Would you 
b. Why don't you 
c. Can I 
d. I'll do

jawaban. C

9. Aisya: “ I am so thirsty.”

Annie: ....................................... get you something to drink? 
a. How about 
b. What about 
c. Why don't 
d. Can I

Jawaban D

10. ....................................... like me to clean your car? 
a. How about 
b. Let's 
c. Would you 
d. I think

Jawaban C

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chapter 2 ASKING ABILITY/CAPABILITY